PERTEMUAN


 Aku adalah seorang pria yang menyendiri dan berharap bisa memiliki wanita yang mencintaiku dengan sepenuh nya

Suatu hari di perjalanan ku menuju tempat yang ingin ku kunjungi aku bertemu seorang wanita yang membuat ku tertarik kepadanya, aku ingin menyapa nya namun aku tidak berani untuk bertegur sapa dengan nya, aku hanya bisa melihat nya dari kejauhan dan mengagumi nya dari kejauhan. 

Di perjalanan pulang ku aku melihat nya lagi tetapi dia bersama lelaki, aku bertanya tanya kepada diriku sendiri "siapa dia apakah dia lelaki yang di cintai nya". Dan aku mulai mengikuti nya sambil mengendap endap di belakang nya, dia masuk ke suatu tempat yang tempat itu adalah tempat minum minuman beralkohol. Aku ikuti dia sampai masuk ke dalam sambil memperhatikan nya dari meja ujung agar tidak di ketahui nya. 

Disana ada pelayan dan aku memanggil nya sambil bertanya "Mas apa kamu tau dengan gadis yang bersama lelaki disana itu? " Dia menjawab "ouh tentu, mereka adalah langganan kami mas" Mendengar itu sentak aku berdiri dan pergi dari bar itu sambil mengucapkan terimakasih kepada mas pelayan yang mengasih tau ku tentang wanita itu. 

Singkat cerita 

Dua bulan kemudian setelah pertemuan itu aku melihat gadis itu kembali, hati ku sakit hancur tidak karuan namun aku memberanikan diri untuk menyapa nya "hay nona" Dia menjawab "siapa kamu (sambil mengelap air mata) " Aku jawab "kamu menangis? " Dia menjawab ku dengan nada kecil dan membuang muka nya dari ku "tidak, aku tidak menangis" Namun jelas jelas dia sedang menangis aku membawa dia ke suatu tempat untuk berbincang lebih rinci lagi. 

Aku bertanya "nona kamu kenapa, kok kamu menangis (sambil ku pegang tangan nya) " Dia menjawab "aku tidak apa² (tetap saja dia menyembunyikan semua itu) makin sini perbincangan yang panjang akhirnya dia menjawab semua pertanyaan ku. 

TERNYATA

Dia di tinggal kan lelaki yang waktu itu bersama nya di bar itu parah nya lagi dia menyetubuhi si perempuan itu dan meninggalkan nya dengan keji seperti boneka mainan yang bisa di buang begitu saja. 

Next... 

Komentar